-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemanfaatan Lahan Yang Menghasilkan Cuan Melalui Budidaya Kepiting di Gampong Cinta Raja

Tuesday, February 1, 2022 | February 01, 2022 WIB Last Updated 2022-02-01T13:07:36Z
LANGSA - Gampong Cinta Raja merupakan gampong yang termasuk dalam wilayah Kota Langsa Kecamatan Langsa Timur dan kemukiman adalah Seuneubok Antara.

Gampong Cinta Raja dahulu di zaman penjajahan belanda merupakan wilayah dari pada Gampong Sungai Pauh yang diberi nama Uyok.

Gampong Cinta Raja mempunyai batas wilayah , sebelah Utara dengan Gampong Sungai Lueng, sebelah selatan dengan Gampong Matang Cengai, sebelah Timur Alue Sentang dan sebelah Barat Gampong Sukarejo.

Adapun sebagian besar mata pencaharian masyarakat gampong Cinta Raja adalah sebagai petani dan nelayan, dimana Gampong Cinta Raja memiliki lahan persawahan dengan luas 157 Hektar dan lahan perikanan dengan luas 315 Hektar.

Dengan luas lahan perikanan yang lebih dominan dibidang tersebut berpotensi kepada pemanfaatan budidaya perikanan.

Budidaya kepiting bakau masih menggiurkan dan menjanjikan keuntungan yang besar. Dalam pasar lokal menjadi pelanggan setia dari para petani kepiting bakau.

Bahkan kepiting juga menjadi incaran bagi pengusaha rumah kuliner seafood. Dengan maraknya penjualan daging seefood ini baik dalam pengusaha kuliner besar maupun pengusaha rumahan.

Potensi bisnisnya yang menguntungkan inilah yang mendorong banyak orang yang mencoba untuk membudidayakannya.

Kepiting bakau termasuk salah satu komoditas ekspor yang memiliki harga jual tinggi.

Jenis kepiting ini termasuk bahan baku olahan masakan berbagai lestoran yang cukup terkenal di luar negeri. Ada beberapa jenis kepiting bakau seperti kepiting bakau orange, hijau, ungu, jenis lumpur, dan sebagainya.

Selain mengelolanya untuk menjadi masakan, hewan bercangkang ini juga tak jarang menjadi bahan herbal untuk pengobatan tradisional.

Perlu diketahui bahwa usaha budidaya pembesaran kepiting bakau ditambak merupakan salah satu peluang bisnis yang sangat menjanjikan.

Pasalnya, permintaan ekspor dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan. Tak heran jika eksistensi budidaya kepiting bakau mulai banyak dirintis oleh masyarakat diberbagai daerah khususnya di gampong cinta raja.

Kepiting bakau memiliki harga jual stabil dan cepat berkembang biak, sehingga pembudidaya bisa cepat mendapatkan balik modal.

Kepiting adalah binatang anggota berkaki sepuluh, yang dikenal mempunyai ekor yang sangat pendek atau yang perutnya sama sekali tersembunyi dibawah dada.

Tubuh kepiting dilindungi oleh cangkang yang sangat keras, tersusun dari kitin dan dipersenjatai dengan sepasang capit. Ketam adalah nama lain bagi kepiting. Kepiting memiliki bentuk tubuh yang lebar melintang.

Adapun cara yang pernah diterapkan masyarakat cinta raja dalam membudidaya kepiting bakau antara lain adalah menggunakan metode Battery cell/soliter.

Metode tersebut adalah pembuatan keramba kepiting yang dipelihara secara individu. Sistem battery cell adalah sebuah keramba yang dibuat dari kayu/bambu/plastik yang disusun sedemikian rupa menjadi kotak-kotak atau sekat-sekat yang terpisah untuk pemeliharaan kepiting. 


Hal penting dalam budidaya kepiting sistem battery adalah menjaga kualitas lingkungan perairan . Keberhasilan suatu usaha budidaya sangat tergantung pada keberhasilan menjaga kondisi lingkungan budidaya dan sekitarnya. Hal ini sangat terkait dengan daya dukung, daya tampung dan daya asimilasi lingkungan tersebut.

Penulis oleh Beby Noviola
Mahasiswi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Langsa
×
Berita Terbaru Update