Dobrak Pemasaran Desa, KPM 03 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Memelopori Penguatan Identitas Visual dan Digitalisasi UMKM Cot Iboeh

Infobandaaceh
Monday, August 3, 2026 | August 03, 2026 WIB Last Updated 2026-08-03T06:17:30Z


BIREUEN, Kamis 30 Juli 2026 – Dalam upaya memperluas peluang pemasaran dan memberikan dukungan penuh kepada para pelaku usaha, Kelompok Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri 03 Universitas Islam Negeri (UIN) Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe memelopori program penguatan identitas usaha bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Cot Iboeh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen.

Menyadari bahwa banyak produk warga yang berkualitas namun belum memiliki identitas serta lokasi usaha yang jelas, mahasiswa KPM Mandiri 03 hadir memberikan solusi nyata. Paket pendampingan terpadu yang diberikan mencakup pembuatan logo usaha yang menarik, pencetakan dan pemasangan spanduk identitas toko di lokasi berjualan, hingga pendaftaran titik lokasi UMKM pada platform Google Maps.

Ketua KPM Mandiri 03 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, M. Dimas Aditya, menyampaikan bahwa kegiatan ini difokuskan untuk mendobrak keterbatasan pemasaran yang selama ini dialami para pemilik usaha kecil di desa.
"Produk dan potensi UMKM milik warga Cot Iboeh sebenarnya sangat luar biasa. Namun, kendala utamanya sering kali terletak pada visibilitas. Banyak calon pembeli dari luar desa yang tidak tahu lokasi toko atau bahkan terlewat begitu saja. Karena itu, KPM Mandiri 03 hadir memberikan dukungan penuh melalui pembuatan logo dan spanduk agar tempat usaha tampak rapi dan jelas, serta mendaftarkannya ke Google Maps supaya mudah ditemukan melalui ponsel," ujar M. Dimas.

Adapun bentuk dukungan nyata yang direalisasikan oleh mahasiswa KPM Mandiri 03 untuk para pemilik UMKM di Desa Cot Iboeh meliputi tiga hal utama. Pertama, perancangan logo usaha yang didesain khusus dengan karakter unik produk warga agar terlihat lebih profesional dan terpercaya. Kedua, pemasangan spanduk fisik di depan tempat usaha untuk meningkatkan daya tarik pembeli yang melintas. Ketiga, pemetaan digital melalui Google Maps guna memudahkan navigasi pembeli maupun pendatang dari luar daerah.

Langkah nyata para mahasiswa ini disambut hangat oleh pemerintah gampong dan para pemilik usaha setempat. Geuchik Cot Iboeh, Asri, menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas aksi peduli yang berdampak langsung bagi warganya.

"Kami sangat berterima kasih atas kepedulian dan kerja keras adik-adik KPM Mandiri 03 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe. Bantuan spanduk, logo, dan pendaftaran lokasi di Google Maps ini benar-benar membuat warung warga kami tampil lebih keren dan siap menyambut lebih banyak pembeli," tutur Geuchik Asri.

Melalui perpaduan penguatan identitas visual di lapangan dan pemetaan digital ini, KPM Mandiri 03 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe berharap UMKM di Desa Cot Iboeh dapat semakin berkembang, ramai pembeli, serta menjadi penopang ekonomi warga yang mandiri dan berkelanjutan.
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dobrak Pemasaran Desa, KPM 03 UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Memelopori Penguatan Identitas Visual dan Digitalisasi UMKM Cot Iboeh

Trending Now

Iklan

iklan