BANDA ACEH – Tren harga logam mulia di wilayah Aceh menunjukkan angka yang signifikan pada pertengahan Februari ini. Berdasarkan pantauan data terbaru pada Sabtu (14/2/2026), harga emas di beberapa toko besar di Banda Aceh dan Langsa kini telah melewati angka Rp9 juta per mayam.
Di Banda Aceh, Toko Bina Nusa merilis daftar harga harian yang menunjukkan variasi harga berdasarkan jenis emas. Untuk emas murni dalam bentuk Logam Mulia (LM), harga dipatok pada angka Rp2.740.000 (harga jual) dan Rp2.690.000 (harga beli). Sementara itu, emas lokal berada di kisaran Rp2.710.000 hingga Rp2.665.000.
Secara spesifik untuk satuan mayam—ukuran khas yang digunakan masyarakat Aceh—Toko Bina Nusa menetapkan harga:
* Emas Murni: Rp8.950.000 per mayam (belum termasuk ongkos cetak/pembuatan).
Perbandingan Harga dengan Wilayah Langsa
Sementara itu, pantauan di wilayah timur Aceh, tepatnya di Toko Mas Jasa Sejahtera, Jalan Teuku Umar, Langsa, menunjukkan angka yang sedikit lebih tinggi. Toko tersebut mematok harga emas murni dengan kadar 99,5% di angka Rp9.150.000 per mayam.
Perbedaan harga antar wilayah ini merupakan hal lumrah yang dipengaruhi oleh biaya operasional, ongkos angkut, serta kebijakan margin masing-masing toko. Namun, secara keseluruhan, kenaikan ini mengonfirmasi bahwa emas masih menjadi instrumen investasi yang sangat bernilai bagi masyarakat Aceh di tahun 2026.
Para pedagang mengimbau calon pembeli untuk selalu memantau pergerakan harga harian, mengingat nilai emas yang sangat fluktuatif mengikuti perkembangan pasar global.
Catatan untuk Anda:
Perlu diingat bahwa harga di atas biasanya belum termasuk ongkos pembuatan perhiasan yang berkisar antara Rp100.000 hingga Rp200.000 tergantung kerumitan desainnya.

