-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Kemenag Aceh Imbau Masyarakat Tak Kaitkan Gerhana Bulan dengan Kematian atau Musibah, Ini Alasannya

Monday, November 7, 2022 | November 07, 2022 WIB Last Updated 2022-11-07T02:22:00Z


BANDA ACEH - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Dr H Iqbal SAg MAg menyampaikan bahwa gerhana bulan jangan dikaitkan dengan kematian, musibah atau hal hal buruk lainnya karena gerhana bulan merupakan fenomena alam untuk menegaskan keagungan dan kebesaran Allah.

 

Iqbal menghimbau agar Imam Masjid dan Mushalla/Meunasah di seluruh Aceh dapat melaksanakan shalat sunnah gerhana (khusuf al-qamar) yang dilanjutkan dengan sedikit khutbah gerhana pada saat gerhana terjadi sebagaimana data di atas, dianjurkan setelah shalat maghrib berjamaah tepat ketika sedang terjadi gerhana bulan total. 

 

Adapun tatacara shalat gerhana bulan (khusuf al-qamar) dilaksanakan dua rakaat dengan dua kali ruku’ pada setiap rakaatnya, Adapun di diantara ruku’ pada setiap rakaat di bacakan beberapa ayat Al-Quran. 

 

Tatacara ini juga berlaku pada rakaat kedua sehingga dalam dua rakaat shalat gerhana terdapat empat kali ruku’ dan empat kali membaca ayat-ayat Alquran.

 

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh melalui Observatorium PengamatanTgk. Chiek Kuta Karang akan memusatkan pengamatan Lantai III Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Aceh dengan menggunakan 6 (enam) unit teleskop astronomi.

 

Masyarakat dapat memantau proses terjadinya gerhana dengan cara melihat langsung ke arah timur ketika bulan mulai terbit pada pukul 18.17 WIB sampai dengan berakhir gerhana sebahagian pukul 19.49 WIB, Atau dapat menyaksikan secara live peristiwa gerhana bulan pada channel youtube ”Kemenag Aceh” atau Facebook ”KemenagAceh”.[]

×
Berita Terbaru Update